22.1.11

Taqwa sebagai Pakaian Kita



Lord please show me everyday, as You're teaching me Your way, that You do just what You say, in Your time..

21.1.11 


الله أكبر, الله أكبر
الله أكبر, الله أكبر
أشهد أن لا إله إلا الله
أشهد أن لا إله إلا الله
أشهد أن محمدا رسول الله
أشهد أن محمدا رسول الله
حي على الصلاة, حي على الصلاة
حي على الفلاح, حي على الفلاح
الله أكبر, الله أكبر
لا إله إلا الله

Siang tadi suara azan Masjid Agung yg indah nan merdu sangat jelas terdengar di telingaku. Dilanjutkan dengan khotbah jumat yg singkat namun sangat ku ingat karna penuh makna. Kudengar dgn seksama,kucerna,dan kudapati intisarinya. 



Jadikan taqwa sbgai pakaian kesuksesan kita. Yah,karena dgn taqwa,kesuksesan kita bukanlah semata kesuksesan semu. Knapa bs disebut kesuksesan semu? dalam hatiku bertanya. Namun sebelum ku mendapat penjelasan,Imam terlebih dahulu memberitahuku pengertian sukses di mata masyarakat.

Ada yang menganggap sukses itu ketika kita memiliki harta yang melimpah. Ada yang menganggap kesuksesan itu ketika kita memiliki ilmu yang tinggi. Ada yang menganggap kesuksesan itu ketika kita meraih popularitas.

Nah itu semua lah yang bisa dikatakan kesuksesan semu ketika kita meraihnya tanpa ketaqwaan. Sebagai salah satu contoh,apa guna harta melimpah kalau kita meraihnya atas penderitaan org banyak. Yang akan terjadi kita malah ketakutan dengan harta yang kita punya. Takut akan diselediki pemberantas korupsi,atau takut akan hukuman yang menanti.

Namun dengan ketaqwaan Insyaallah kita akan meraih kesuksesan yang hakiki. Pun Allah menjanjikan kenikmatan bagi hamba nya yang taqwa,dan Ia takkan pernah ingkar janji. Ketika kita meraih kesuksesan dgn ketaqwaan,Insyaallah kita akan merasakan begitu nikmatnya pemberian Allah untuk kita. Dengan harta yang diberikan senantiasa kita akan merasa senang bersodakoh untuk orang-orang yang membutuhkan. Dengan ilmu yang tinggi,Insyaallah pendidikan yang kita raih takkan sia-sia. Apalagi dengan meraih ilmu hukum yang tinggi,dengan dilandasi ketaqwaan,Insyaallah bisa menegakkan keadilan untuk bangsa ini. Dengan popularitas tinggi,Insyaallah kita bisa benar-benar menjadi public figure yang patut dicontoh.

Singkat,namun inti khotbah itu memberikan pelajaran yang berarti untukku. Subhanaallah,tiba-tiba saja aku merasa sangat bersyukur masih diberi kesehatan untuk dapat melangkahkan kakiku menuju rumah Allah,sangat bersyukur masih diberikan kekuatan untuk bisa berdiri melaksanakan sholat jumat berjamaah,sangat bersyukur masih digerakkan hatiku untuk mendekat pada-Nya,dan sangat-sangat bersyukur selalu mendapat pelajaran hidup yang berharga.

Dan terakhir aku berdoa singkat diantara 2 khotbah,agar diampuni sgala dosa ku,dan senantiasa dimuliakan hidupku ya Robb. Amiin...

Sebuah pelajaran hidup yang semoga aku bisa menlaksanakannya dan terus menjadi lebih baik. Karna ku yakin rintik hujan pun datang dari awan yang gelap, pun demikian dengan masa depanku, dengan ini semoga bisa datang masa depan yang cerah walau diawali dengan masa lalu yang gelap..!





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Total Tayangan Halaman